G
N
I
D
A
O
L

Memperdalam Khazanah Keislaman: STAI Tri Bhakti At-Taqwa Rutin Gelar Kajian Kitab Kuning Mingguan

LAMPUNG – Sebagai upaya menjaga tradisi keilmuan Islam klasik di tengah arus modernitas, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tri Bhakti At-Taqwa Lampung Timur mengukuhkan komitmennya melalui program Kajian Kitab Kuning Mingguan Bagi Mahasiswa.

Program ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan jembatan bagi para mahasiswa untuk memahami literatur Islam secara mendalam (tafaqquh fiddin) langsung dari sumber aslinya.

Menjaga Tradisi Pesantren di Lingkungan Kampus

Kajian ini dipandu langsung oleh sosok yang berkompeten di bidangnya, Kh. Kholiq Amrulloh Adnan, S.Ag., yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Pondok Pesantren Tri Bhakti At-Taqwa. Kehadiran beliau memastikan bahwa sanad keilmuan yang disampaikan terjaga kualitasnya, menggabungkan kedalaman spiritual pesantren dengan pemikiran kritis akademis.

Mengapa Kajian Kitab Kuning Penting?

Di era informasi instan saat ini, mengkaji “Kitab Kuning” atau literatur klasik karya ulama terdahulu menjadi sangat krusial karena:

  • Kemandirian Berpikir: Melatih kemampuan tata bahasa Arab (Nahwu-Shorof) secara praktis.

  • Moderasi Beragama: Memahami keberagaman pendapat ulama (ikhtilaf) secara bijaksana.

  • Koneksi Spiritual: Mengambil keberkahan dari kitab-kitab yang telah menjadi rujukan umat selama berabad-abad.

“Pendidikan bukan hanya soal gelar, tapi soal sejauh mana kita mampu menyelami kearifan para ulama terdahulu untuk menjawab tantangan masa depan.”

Informasi Kegiatan

Kegiatan ini terbuka bagi seluruh civitas akademika STAI Tri Bhakti At-Taqwa. Melalui kajian rutin mingguan ini, diharapkan lahir generasi intelektual Muslim yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan berakhlakul karimah.

Penulis: Tim Media STAI Tri Bhakti At-Taqwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *